Uji coba Publikasi Data Spasial PPE Kalimantan

Posted by on 4 April 2012 | 17242 Comments

Sebaran Hotspot tahun 2009 dengan batas DAS

17242 comments | Read the full post

Kajian Manajemen Data Spasial Dalam Unit Kerja KNLH

Posted by Asdep. Datin on 6 January 2010 | 0 Comments

Tags:

Data spasial merupakan salah satu jenis data yang sangat khas yaitu menyimpan informasi lokasional. Data ini merupakan komplemen data tabular atau data statistik yang sampai saat ini masih mendominasi sebagian besar basis data di Indonesia. Dengan komplementasi ini, kelemahan lokasional data tabular dapat dikurangi sehingga pengguna dapat memperoleh gambaran suatu fenomena yang lebih utuh. Data spasial telah mulai dimanfaatkan dengan luas pada berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk diantaranya pertanian, kehutanan bahkan ekonomi/finansial. Salah satu aspek yang penting dipelajari, dikembangkan dan diimplementasikan adalah pada bidang lingkungan. Kebutuhan tersebut saat ini ditunjang dengan tersedianya perangkat keras, perangkat lunak serta berbagai strata pendidikan yang menghasilkan sumberdaya manusia yang memenuhi kualifikasi pemanfaatan data spasial. Perkembangan ini tidak terlepas dari pengembangan sensor, teknologi pengolahan serta pengembangan aplikasi data penginderaan jauh, sains informasi geografis serta penetapan posisi dan navigasi memanfaatkan perangkat Global Positioning System atau sistem sejenisnya.

0 comments | Read the full post

Kajian Spasial Kesetimbangan Air pada Skala DAS (Studi Kasus DAS Bengawan Solo Hulu)

Posted by Asdep. Datin on 30 December 2009 | 0 Comments

Tags:

Air mulai menjadi problematika penting baik di Indonesia maupun di dunia. Pada waktu lampau, ketersediaan air dirasakan melimpah. Namun demikian, kondisi ini sedikit banyak bergeser dengan beragam kendala seperti polusi yang menyebabkan air menjadi kurang tersedia. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memberikan perhatian yang khusus terhadap masalah ini, tidak hanya diwujudkan dalam skala waktu tahunan seperti International Polar Year 2008, tetapi memandang masalah ini merupakan masalah dalam konteks dekade. Pada tahun 2005, PBB mencanangkan International Decade for Action, Water for Life 2005 – 2015. Kondisi ini tentu saja mengindikasikan bahwa masalah air harus dipandang sebagai sesuatu yang sangat serius. Di Indonesia, masalah ketersediaan air terlihat pada lokasi-lokasi yang secara tradisional sering mengalami kesulitan air seperti Nusa Tenggara dan wilayah selatan Jawa. Namun demikian, kelangkaan air, paling tidak pada bulan-bulan tertentu, juga telah dilaporkan. Dengan demikian, pengelolaan air menjadi salah satu perhatian utama yang seharusnya diperhatikan dalam pembangunan, terutama pada proses penataan ruang.

0 comments | Read the full post

Rencana Induk Pengembangan Manajemen Data Spasial KNLH

Posted by Datin on 29 December 2009 | 0 Comments

Tags:

Penggunaan data spasial untuk berbagai keperluan seperti penelitian, pengelolaan lingkungan, pengembangan dan perencanaan wilayah, serta manajemen sumber daya alam, terutama untuk isu lingkungan dirasakan semakin diperlukan. Data dan informasi spasial tersebut umumnya dikelola oleh beberapa unit teknis sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan data spasial tersebut perlu dikembangkan rencana pengelolaan yang terpadu dengan melibatkan unit teknis terkait di Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KNLH).

0 comments | Read the full post

Analisis Dinamika Konversi Lahan di Sekitar Jalur Tol Cikampek

Posted by Asdep. Datin on 28 December 2009 | 0 Comments

Tags:

Kajian perubahan penggunaan lahan merupakan salah satu kajian yang sangat penting bagi wilayah yang memiliki kecepatan perubahan yang tinggi. Hal ini tidak hanya berlaku di wilayah perkotaan yang umumnya mengakuisisi lahan pertanian sebagai upaya pemenuhan kebutuhan lahan untuk permukiman dan industri/jasa. Wilayah lain seperti wilayah antarmuka hutan dan lahan pertanian seringkali menjadi krusial dalam aspek berkurangnya tutupan lahan hutan. Kabupaten Bekasi merupakan salah satu unit administrasi yang membangun megapolitan JABODETABEK.

0 comments | Read the full post

Analisis Kawasan Lindung DAS Cisadane-Angke-Ciliwung

Posted by Asdep. Datin on 2 November 2008 | 0 Comments

Tags:

Laporan ini merupakan laporan akhir hasil kegiatan analisis kawasan lindung di daerah aliran sungai Cisadane, Ciliwung dan Angke. Kegiatan analisis ini meliputi kajian aspek hukum terkait dengan penataan ruang dan penetapan kawasan lindung. Selanjutnya berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dilakukan upaya pemetaan secara spasial untuk kawasan-kawasan lindung tersebut. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah melakukan kajian luasan dan kondisi kawasan lindung serta menyediakan pedoman bagi pemerintah daerah agar dapat menerapkan kegiatan ini terkait dengan perencanaan tata ruang dan pembangunan wilayah yang berkelanjutan. Pengelolaan kawasan lindung secara khusus diatur oleh Keputusan Presiden nomor 32 tahun 1990. Kebijakan tersebut disusun sebagai pedoman pengelolaan kawasan lindung di dalam pengembangan pola tata ruang wilayah. Undang-undang No 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang juga menyebutkan keharusan penetapan kawasan lindung selain kawasan budidaya. Selain itu juga terdapat peraturan-peraturan terkait lainnya yang digunakan sebagai dasar analisis. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Kementerian Negara Lingkungan Hidup dan Konsultan. (Laporan lengkap)

0 comments | Read the full post

Analisis Potensi Rawan Bencana Alam di Papua dan Maluku

Posted by Asdep. Datin on 15 February 2008 | 0 Comments

Tags:

Potensi bencana alam yang tinggi pada dasarnya tidak lebih dari sekedar refleksi fenomena alam yang secara geografis sangat khas untuk wilayah tanah air kita. Indonesia merupakan Negara kepulauan tempat dimana tiga lempeng besar dunia bertemu, yaitu: lempeng Indo-Australia, Eurasia dan Pasifik. Interaksi antar lempeng-lempeng tersebut lebih lanjut menempatkan Indonesia sebagai wilayah yang memiliki aktivitas kegunungapian dan kegempaan yang cukup tinggi. Lebih dari itu, proses dinamika lempeng yang cukup intensif juga telah membentuk relief permukaan bumi yang khas dan cukup bervariasi, dari wilayah pegunungan dengan lereng-lerengnya yang curam dan seakan menyiratkan potensi longsor yang tinggi hingga wilayah yang landai sepanjang pantai dengan potensi ancaman banjir, penurunan tanah dan tsunaminya (Sadisun, 2005-2006). Berbagai potensi bencana alam yang mungkin timbul sudah sebaiknya harus kita kenal agar karakter bahaya alam tersebut dapat kita minimalkan dampaknya. (Laporan lengkap)

0 comments | Read the full post

Gempabumi dan Tsunami di Sumatra dan Upaya Untuk Mengembangkan Lingkungan Hidup Yang Aman Dari Bencana Alam

Posted by Asdep. Datin on 7 December 2007 | 0 Comments

Tags:

Usaha mengembangkan lingkungan hidup tidak hanya bergantung dari proses yang berkaitan dengan aktifitas manusia dan mahluk hidup lainnya tapi juga berkaitan dengan pemahaman dari efek proses alamiah. Pada prinsipnya, efek dari proses alamiah dapat dibagi menjadi dua macam. Yang pertama adalah proses alamiah yang efeknya terjadi secara perlahan-lahan akibat proses yang konsisten terus menerus selama bertahun-tahun, puluhan tahun sampai ratusan tahun atau lebih. Yang termasuk dalam proses ini contohnya adalah: proses erosi pantai yang lambat laun merambah ke darat merusak lingkungan binaan manusia secara perlahan-lahan, atau proses dinamika sungai di wilayah hilir yang sering mengakibatkan proses erosi dan banjir yang mengganggu pemukiman manusia disekitarnya. Yang kedua adalah proses alamiah yang mengakibatkan perubahan alam yang signifikan dalam waktu yang sangat singkat atau secara tiba-tiba; contohnya adalah: peristiwa gempabumi, tsunami, dan letusan gunung api. Pada umumnya proses dan perubahan alam baik yang terjadi secara perlahan-lahan dan terutama yang datang mendadak dapat menjadi bencana untuk manusia dan lingkungan hidup apabila kurang diantisipasi sebelumnya. (Laporan lengkap)

0 comments | Read the full post